C

12 Tips Rahasia Cara Mudah Menjawab Pertanyaan Jebakan Interview

Dailytips.id - 12 Tips Rahasia Mudah Cara Menjawab  Pertanyaan Jebakan Interview. Dari hasil interview di sebuah perusahaan, Anda dinyatakan tidak lolos, padahal Anda merasa telah menjawab semua pertanyaan interview dengan benar, lalu dimanakah yang salah sehingga Anda dinyatakan tidak lolos?

Perlu Anda ketahui, mungkin ini adalah rahasia dari seorang pewawancara bahwa, pada prinsipnya pertanyakan yang di tanyakan setiap pewawancara di setiap perusahaan itu intinya sama, hanya mungkin menggunakan kata-kata berbeda. Nah, berikut ada 12 pertanyaan yang sering ditanyakan pada saat interview, dan cara menjawabnya.

Dan kalau Anda perhatikan, pertanyaan-pertanyaan tersebut ternayata merupakan “jebakan” yang paling sering mengecoh pelamar saat wawancara kerja (job interview). Apabila Anda kurang teliti maka Anda akan terperangkap dan kehilangan pekerjaan idaman.

12 Tips Rahasia Cara Mudah Menjawab  Pertanyaan Jebakan Interview

Untuk itu, berusahalah menenangkan hati Anda sebelum Anda masuk di ruang interview dan bersikaplah santai. Dengan cara ini Anda akan bisa dengan mudah menjawab pertanyaan. Apabila Anda memang menginginkan pekerjaan tersebut, jawablah semua pertanyaan dengan jujur, dan jangan lupa berdoa. Berikut 12 pertanyaan  beserta cara menjawabnya:.

1. Bagaimana Anda mendeskripsikan diri Anda dalam 3 kata?
Pertanyaan jenis ini ditujukan untuk mengetahui karakter Anda. Dengan 3 kata yang mendeskripsikan diri Anda, pewawancara telah memiliki bayangan siapa diri Anda dan bagaimana Anda menilai diri sendiri.  Pilihlah 3 kata yang menjadi unggulan Anda dan berhubungan dengan pekerjaan yang sedang Anda lamar.

Misalnya, jika Anda melamar posisi sebagai Sales, sebutkan karakter yang berhubungan dengan pekerjaan seperti responsive, bekerja cepat dan lain sebagainya. Anda juga perlu menyebutkan karakter positif lainnya yang memang Anda miliki, misalnya jujur, pekerja keras, antusias, berdedikasi tinggi dan lain sebagainya. Gambarkanlah diri Anda dengan contoh-contoh yang konkret, jelas, dan tidak bertele-tele.

2. Apa yang Anda ketahui tentang perusahaan ini?
Pertanyaan ini untuk mengetahui sebesar apa keinginan Anda untuk bekerja di perusahaan tersebut. Jangan pernah Anda membandingkan perusahaan yang Anda lamar dengan perusahaan tempat Anda bekerja sebelumnya. Hal lain yang harus Anda hindari adalah memberikan jawaban negatif seperti masalah-masalah yang sedang dihadapi perusahaan, pendapat yang kurang baik tentang perusahaan, dan lain sebagainya.

3. Mengapa Anda ingin bekerja di perusahaan ini?
Pertanyaan ini diajukan untuk mengetahui seberapa besar keinginan Anda berkontribusi pada perusahaan dan sejauh mana Anda mengetahui perusahaan yang Anda lamar. Hindari menjawab karena ingin gaji tinggi, karena tidak nyaman di tempat kerja yang dulu, atasan yang keras dan bersikap semena-mena, serta masalah lainnya yang Anda hadapi di perusahaan sebelumnya.
Tentu saja ada alasan-alasan positif lainnya yang mendorong Anda untuk mengirimkan surat lamaran dan CV ke perusahaan tersebut. Jawablah dengan jujur bahwa Anda memiliki sikap yang positif dalam bekerja baik bersama team maupun bekerja sendiri, dapat dihandalkan, memberikan kontribusi yang positif untuk mewujudkan visi dan misi perusahaan.

4. Apa yang Anda ketahui dengan pekerjaan ini?
Pewawancara ingin mencari orang yang pas di posisi yang Anda lamar saat ini. Dari pertanyaan ini, mereka dapat menggali hal-hal yang Anda ketahui tentang pekerjaan ini dan pengalaman-pengalaman Anda terdahulu di bidang yang sedang ditawarkan.
Berikan jawaban yang jelasdan tegas tentang tugas dan kewajiban dari pekerjaan yang Anda lamar. Jangan pernah ragu dengan penjelasan Anda karena ini menunjukkan kesiapanAnda berada di posisi tersebut. Sebelum menjawab, pastikan Anda mengerti dan telah mencari informasi tentangposisi itu dengan baik.

5. Berapa lama waktu yang Anda butuhkan untuk memberikan kontribusi berarti bagi kami?
Karena ingin diterima, pelamar sering kali memberikan jawaban yang tergesa-gesa dan kurang realistis, misalnya satu hari atau satu minggu. Hal ini akan membuat Anda terlihat kurang smart dalam menentukan sebuah target. Jawaban yang realistik adalah kuncinya. Beritahukan pewawancara bahwa Anda akan berusaha mengatasi segala harapan dan tantangan dari hari pertama, dan Anda membutuhkan beberapa bulan, sampai 6 bulan untuk benar-benar mengerti organisasi perusahaan dan kebutuhannya.

6. Jika Anda diterima, berapa lama Anda akan bekerja di perusahaan ini?
Pertanyaan ini merupakan pertanyakan jebakan, coba Anda perhatikan dengan seksama “berapa lama Anda akan bekerja di perusahaan ini. Jangan pernah menyebutkan angka, berapa tahun Anda akan bersama mereka. Buatlah jawaban yang memberitahu pewawancara bahwa Anda tertarik berkarier bersama perusahaan untuk mencapai target bersama.

7. Menurut Anda, apa bedanya posisi ini dibandingkan dengan posisi lain yang Anda lamar?
Saat pertanyaan ini dilontarkan, pada dasarnya pewawancara ingin tahu apakah Anda melamar di perusahaan lain, seberapa aktif Anda mencari pekerjaan, dan apakah Anda jujur atau tidak.
Jika Anda menjawab bahwa perusahaan ini adalah satu-satunya yang Anda lamar, mereka akan mengasumsikan Anda sedang berbohong. Sangat sedikit pelamar yang melamar satu pekerjaan di satu perusahaan saja. Selain itu, jangan pula sekali-sekali menyebutkan kekurangan atau kelebihan dari perusahaan-perusahaan lain yang Anda lamar.
Jawaban terbaik yang dapat Anda berikan adalah berdasarkan kejujuran. Katakan bahwa ada beberapa perusahaan yang menginterviu Anda, namun Anda belum memutuskan yang terbaik untuk karier Anda ke depan.

8. Mengapa Anda meninggalkan pekerjaan sebelumnya?
Pertanyaan jenis ini diberikan oleh pewawancara karena mereka ingin tahu track record Anda di pekerjaan sebelumnya. Tentu ada alasan yang melatarbelakangi mengapa Anda mengajukan surat resign di sebuah perusahaan dan mencari pekerjaan baru. Namun yang perlu diperhatikan, Anda sebaiknya tidak menyebutkan konflik pribadi.

Jangan berfokus pada masalah yang membuat Anda mengundurkan diri, tetapi jawablah dengan alasan bahwa Anda ingin mencari posisi yang lebih baik dan sesuai dengan keterampilan Anda. Tunjukkan bahwa Anda memiliki keinginan yang besar untuk lebih berkembang di perusahaan yang sedang Anda lamar.

9. Jika boleh memilih perusahaan manapun, di mana Anda ingin bekerja?
Pertanyaan ini menjebak karena pewawancara ingin mengetahui lebih jauh tentang perusahaan idaman Anda. Jika Anda menyebutkan perusahaan lain, hal ini akan mengundang keraguan untuk merekrut Anda. Namun, Anda tetap harus jujur bahwa perusahaan yang Anda lamar bukanlah satu-satunya perusahaan ke mana surat lamaran dan CV Anda dikirim.

Jawaban yang memungkinkan untuk pertanyaan ini adalah “Sebenarnya saya mencari-cari perusahaan yang menjadi target saya dan perusahaan ini adalah yang pas untuk saya. Saya melihat banyak hal yang telah dikembangkan di perusahaan ini dan saya berharap bisa menjadi bagian dari proyek-proyek yang dikembangkan di perusahaan ini dan berkontribusi dengan keterampilan yang saya miliki saat ini.”

10. Apa pendapat Anda tentang bos Anda dan rekan Anda sebelumnya?
Dengan pertanyaan ini, calon bos Anda ingin mengetahui apakah Anda termasuk karyawan yang suka membicarakan keburukan orang lain, terutama mantan bos Anda. Jangan sampai Anda terjebak, apalagi menceritakan masalah pribadi. Pikirkan hal-hal yang positif tentang mantan bos Anda dan kemukakan dengan baik. Deskripsikan lebih banyak hal yang Anda sukai daripada yang tidak Anda sukai tentang bos sebelumnya.

11. Mengapa Anda tidak mendapatkan pekerjaan yang lebih baik di usia Anda saat ini?
Pertanyaan ini tentu menjadi pemicu emosi apabila Anda tidak menelaahnya dengan kepala dingin. Dengan pertanyaan ini, pewawancara berharap akan mendapatkan jawaban jujur dan tidak defensif. Mereka ingin tahu pekerjaan apa yang Anda inginkan dan apakah perusahaan mereka akan menjadi batu loncatan atau Anda memang benar-benar ingin bekerja di sana.

Beritahukan pewawancara bahwa inilah alasan Anda mencari lowongan pekerjaan di perusahaan tersebut. Posisi yang sedang Anda lamar saat ini adalah pekerjaan yang pas dan sesuai dengan keterampilan Anda dan usia Anda saat ini. Di perusahaan tersebut nantinya Anda akan berkarier dan melakukan perencanaan karir.

12. Apakah Anda pernah berpikir untuk menjadi seorang enterpreneur?

Karyawan sering kali tergoda untuk menjadi seorang enterpreneur dengan membuka bisnis sampingan. Hal ini terkadang menjadi ancaman bagi perusahaan karena karyawan tidak akan fokus dengan pekerjaannya.

Jika Anda memang memiliki keinginan dan pernah membuka usaha, katakanlah terus terang, namun jangan menggebu-gebu. Bisa jadi perusahaan yang Anda lamar tidak mencari karyawan yang memiliki keterampilan berbisnis.

Katakan bahwa Anda pernah memikirkannya namun enterpreneur tidak cocok untuk Anda. Jelaskan bahwa bekerja di perusahaan dan menjadi bagian dari tim lebih sesuai untuk Anda. Kalau tidak, katakan bahwa Anda pernah mencoba tetapi, sekarang lebih ingin bekerja kantoran.

Semoga 12 Tips Rahasia Mudah Cara Menjawab  Pertanyaan Jebakan Interview tersebut dapat memberikan referensi buat Anda yang akan menghadapi interview lowongan kerja. Pikirkan dengan kepala dingin apa maksud dari pertanyaan tersebut dan jawablah dengan pikiran yang jernih dan positif. Jangan sampai sebuah pertanyaan jebakan menjadi penyebab utama Anda kehilangan pekerjaan di perusahaan idaman.

Disqus Comments

Latest in Sports